Berita

Tentang BDI Jakarta

Dengan adanya penggabungan antara Departemen Perindustrian dan Departemen Perdagangan, maka pada Tahun 2001 melalui Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No: 368/MPP/Kep/12/2001 tanggal 14 Desember 2001, Balai Latihan Industri berubah nama menjadi Balai Pendidikan dan Pelatihan Industri dan Perdagangan (Balai Diklat Indag) dengan susunan organisasi terdiri dari: Kepala Balai (Eselon III-a), Kepala Sub Bagian Tata Usaha (IV-a), Kepala Seksi Program dan Kerjasama Diklat (Eselon IV-a), Kepala Seksi Evaluasi dan Pelaporan (Eselon IV-a), dan Kelompok Jabatan Fungsional.

Balai Diklat Industri Jakarta merupakan unit eselon III dibawah Pusdiklat Industri. Setelah berlakunya reposisi, wilayah kerja BDI Jakarta tidak lagi dibatasi oleh regional, tetapi lebih luas mencakup seluruh wilayah Indonesia. Hal ini karena pendekatan yang ada didasarkan pada spesialisasi bukan lagi pendekatan wilayah. Perubahan ini membawa dampak besar terhadap BDI Jakarta, selain dari sisi wilayah kerja, juga pada bidang yang harus ditangani, sehingga perlu penyesuaian dari sisi kelembagaan yang ada dari yang sebelumnya.

Dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor: 40/M-IND/PER/5/2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pendidikan dan Pelatihan Industri Balai Diklat Industri, telah dilakukan penyesuaian terhadap struktur organisasi Balai Diklat Industri Jakarta. Peraturan Menteri ini telah mencoba mengakomodir kebutuhan kelembagaan dengan struktur baru yang lebih sesuai dengan tuntutan reposisi. Seksi Program dan Kerja Sama Diklat serta Seksi Evaluasi dan Pelaporan di lebur menjadi Seksi Penyelenggaraan Diklat. Selain itu, dibentuk satu seksi baru yaitu Seksi Pengembangan dan Kerjasama untuk lebih mengintensifkan kerjasama antara BDI dengan pelaku industri dan stake holder lainnya sesuai dengan spesialisasinya masing-masing.

https://www.youtube.com/watch?v=ZqiFxXTQ2HQ

Kirim Komentar

Fasilitas komentar tidak disertakan.